Harga Emas Hari Ini 29 Agustus 2026: Antam Anjlok Rp48.000 usai Pidato Ketua The Fed

Harga emas Antam anjlok cukup tajam pada perdagangan Sabtu, 29 Agustus 2026, setelah pidato Ketua The Fed Kevin Warsh di Simposium Jackson Hole memicu gejolak di pasar emas dunia semalam.

Berdasarkan data resmi Logam Mulia, harga emas Antam 1 gram turun Rp48.000 menjadi Rp2.670.000 per gram, dari posisi Rp2.718.000 pada Jumat (28/8/2026). Harga buyback juga ikut anjlok Rp55.000 menjadi Rp2.523.000 per gram.

Penurunan ini menjadi salah satu koreksi harian terbesar dalam beberapa pekan terakhir. Berikut rangkuman lengkap penyebab dan dampaknya.


1. Harga Emas Antam Hari Ini

Mengacu laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam 1 gram pada Sabtu (29/8/2026) berada di Rp2.670.000 per gram, turun Rp48.000 atau sekitar 1,77% dibandingkan hari sebelumnya. Dalam dua hari terakhir sejak Kamis (27/8/2026), harga emas Antam telah terkoreksi total Rp53.000 per gram.

Harga buyback hari ini turun lebih dalam, yakni Rp55.000 menjadi Rp2.523.000 per gram, sehingga selisih harga jual dan buyback melebar menjadi Rp147.000 per gram.


2. Harga di Pegadaian: Galeri24 dan UBS Ikut Melemah

Koreksi juga terjadi di produk emas Pegadaian. Harga emas Galeri24 hari ini turun menjadi Rp2.657.000 per gram, sementara UBS berada di Rp2.729.000 per gram, keduanya melemah dibandingkan hari sebelumnya.

Dengan begitu, dari ketiga produsen utama, Galeri24 menjadi yang termurah untuk ukuran 1 gram hari ini, sementara UBS masih berada di posisi tertinggi.


3. Penyebab: Pidato Ketua The Fed di Jackson Hole

Pemicu utama koreksi tajam ini adalah pernyataan Ketua The Fed, Kevin Warsh, dalam pidatonya di Simposium Jackson Hole, Jumat (28/8/2026) waktu AS. Ia menegaskan bahwa tekanan inflasi belum melambat secara signifikan, dan The Fed masih memiliki “pekerjaan yang harus diselesaikan” dalam mengendalikannya.

Pernyataan ini memperkuat kembali ekspektasi pasar bahwa The Fed masih berpotensi mempertahankan atau bahkan memperketat kebijakan suku bunga, alih-alih segera melonggarkannya. Akibatnya, harga emas spot dunia langsung jatuh lebih dari 3% menjadi sekitar US$4.474 per troy ons, setelah sebelumnya sempat bertahan di atas US$4.600.


4. Apakah Ini Momentum Buy on Dip?

Penurunan tajam seperti ini kerap dimanfaatkan sebagian investor sebagai momentum “buy on dip”, yakni membeli saat harga sedang terkoreksi dengan harapan tren jangka menengah-panjang tetap positif. Namun, strategi ini tetap membawa risiko, terutama jika sinyal hawkish dari The Fed berlanjut dan menekan harga emas lebih dalam dalam waktu dekat.

Bagi yang mempertimbangkan opsi ini, sebaiknya tetap menggunakan strategi bertahap dan tidak mengalokasikan seluruh dana pada satu momen harga saja.


5. Kilas Balik Harga Emas Sepekan Terakhir

  • 25 Agustus: Rp2.768.000
  • 26 Agustus: Rp2.774.920 (puncak sepekan)
  • 27 Agustus: Rp2.723.000
  • 28 Agustus: Rp2.718.000
  • 29 Agustus: Rp2.670.000 (terendah sepekan)

Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak cukup fluktuatif, dari puncaknya di Rp2.774.920 hingga terkoreksi ke Rp2.670.000, mencerminkan tingginya sensitivitas pasar terhadap sinyal kebijakan The Fed.


6. Tips Menyikapi Harga Emas Hari Ini

  • Jangan panik menjual saat harga turun tajam, kecuali memang sedang butuh dana mendesak.
  • Jika ingin memanfaatkan momentum buy on dip, tetap gunakan strategi bertahap.
  • Pantau perkembangan pernyataan pejabat The Fed berikutnya, karena masih berpotensi memicu volatilitas.
  • Bandingkan harga Antam, UBS, dan Galeri24 sebelum membeli untuk mendapatkan harga paling kompetitif.


Kesimpulan

Harga emas Antam pada Sabtu, 29 Agustus 2026 anjlok Rp48.000 menjadi Rp2.670.000 per gram, dipicu pernyataan hawkish Ketua The Fed Kevin Warsh di Simposium Jackson Hole yang membuat emas dunia jatuh lebih dari 3% semalam.

Meski terkoreksi tajam, sejumlah pihak melihat momen ini sebagai peluang buy on dip bagi investor jangka panjang. Namun, tetap disarankan berhati-hati dan memantau perkembangan kebijakan The Fed sebelum mengambil keputusan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *